Dari Cerita Menjadi Karya: Semangat Kreatif Siswa SDN Ploso dalam Digital Studentpreneur II
Sidoarjo, 24 September 2026 — Suasana penuh semangat dan kreativitas terasa di SDN Ploso pada Kamis (24/9/2026). Sebanyak 50 siswa kelas 4, 5, dan 6 mengikuti kegiatan Digital Studentpreneur II SDN Krembung, sebuah program pembelajaran yang mengajak siswa mengenal dunia digital melalui kegiatan yang kreatif, komunikatif, dan menyenangkan.
Kegiatan ini menjadi ruang bagi para siswa untuk tidak hanya belajar, tetapi juga berani tampil, bercerita, dan menuangkan ide melalui karya digital. Dengan pendekatan yang dekat dengan keseharian anak, pembelajaran terasa lebih hidup dan memberikan pengalaman baru bagi peserta.
Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan tiga materi utama, yaitu Storytelling, Video Storytelling, dan Desain E-book. Melalui materi storytelling, siswa diajak untuk mengembangkan kemampuan berbicara dan menyampaikan cerita dengan percaya diri. Mereka belajar bagaimana membangun sebuah cerita, menggunakan ekspresi, serta menyampaikan pesan agar dapat dipahami dan menarik perhatian pendengar.
Tidak berhenti pada kemampuan bercerita secara langsung, siswa kemudian dikenalkan dengan Video Storytelling. Di sini, cerita yang sebelumnya disampaikan secara lisan dikembangkan menjadi sebuah karya video. Siswa belajar memahami bagaimana sebuah ide dapat dikemas menjadi konten digital yang kreatif dan komunikatif.
Sementara itu, materi Desain E-book memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal proses mengubah ide dan cerita menjadi sebuah karya digital. Mereka belajar menyusun informasi sekaligus memperhatikan tampilan visual agar karya yang dibuat menjadi lebih menarik dan mudah dibaca.
Kepala SDN Ploso, Suwatiningsih, S.Pd., turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Kehadiran dan dukungan sekolah menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana belajar yang positif sehingga siswa dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias.
Bagi para siswa, kegiatan ini bukan sekadar pembelajaran tentang teknologi. Lebih dari itu, Digital Studentpreneur II menjadi kesempatan untuk menemukan keberanian dalam berbicara, mengembangkan imajinasi, serta mengenal bahwa teknologi dapat digunakan sebagai media untuk berkarya.
Antusiasme terlihat dari keterlibatan siswa selama kegiatan berlangsung. Ada yang berani menyampaikan cerita, mencoba membuat konsep video, hingga menuangkan kreativitasnya dalam desain e-book. Setiap karya menjadi bagian dari proses belajar dan keberanian mereka untuk mencoba sesuatu yang baru.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi diri sekaligus memiliki keterampilan digital yang dapat bermanfaat di masa depan.
Dari sebuah cerita sederhana, lahir sebuah ide. Dari sebuah ide, tumbuh sebuah karya. Dan dari keberanian untuk mencoba, lahirlah generasi muda yang siap berkarya di era digital.
What's Your Reaction?