Dari Imajinasi Menjadi Inspirasi, Digital Studentpreneur II Hadirkan Pengalaman Belajar Kreatif bagi Siswa SDN Kalimati 1 dan 2
SDN KALIMATI 1&2, Senin (19/10/2026) — Setiap anak memiliki imajinasi, cerita, dan ide yang unik. Dengan ruang belajar yang tepat, hal-hal sederhana tersebut dapat berkembang menjadi karya yang bermakna. Semangat inilah yang mewarnai kegiatan Digital Studentpreneur II yang melibatkan 50 siswa kelas IV, V, dan VI dari SDN Kalimati 1 dan SDN Kalimati 2, pada Senin, 19 Oktober 2026, bertempat di SDN Kalimati 2.
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mengenal dunia kreativitas digital dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Tidak hanya belajar melalui materi, siswa juga diperkenalkan pada cara mengembangkan gagasan, menyampaikan cerita, serta memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk menghasilkan karya kreatif.
Kegiatan ini melibatkan dua sekolah, yakni SDN Kalimati 1 yang dipimpin oleh Leniatun, S.Pd., M.Pd., serta SDN Kalimati 2 yang dipimpin oleh Merto Sukwan Dwipur Ida Yulianingsih, S.Pd. Kehadiran para siswa dari kedua sekolah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pengalaman belajar dan mengenalkan keterampilan digital sejak dini.
Digital Studentpreneur II menghadirkan tiga materi utama, yaitu Storytelling, Video Storytelling, dan Desain e-book. Ketiganya dirancang untuk memperkenalkan keterampilan digital sekaligus melatih kreativitas, komunikasi, dan keberanian siswa dalam menuangkan ide.
Melalui materi Storytelling, siswa diajak mengenal seni menyampaikan cerita secara menarik. Mereka belajar bahwa cerita sederhana dapat menjadi lebih hidup melalui pemilihan kata, penyusunan alur, dan cara penyampaian yang tepat. Dari sini, siswa didorong untuk lebih percaya diri dalam mengungkapkan pikiran dan imajinasi mereka.
Selanjutnya, materi Video Storytelling memperkenalkan siswa pada cara mengemas cerita dalam bentuk audiovisual. Perpaduan gambar, suara, dan alur cerita menjadi bagian penting dalam menyampaikan pesan melalui video. Dengan mengenal konsep ini, siswa dapat memahami bahwa teknologi bisa menjadi media untuk berbagi cerita sekaligus menyampaikan informasi secara kreatif.
Sementara itu, materi Desain e-book mengajak siswa mengenal proses menyusun tulisan dan elemen visual menjadi sebuah buku digital. Mereka diperkenalkan pada pentingnya perpaduan antara teks, gambar, dan tata letak agar informasi dapat disajikan secara menarik serta mudah dipahami.
Melalui ketiga materi tersebut, siswa memperoleh gambaran bahwa kreativitas tidak terbatas pada menggambar atau menulis di atas kertas. Ide juga dapat dikembangkan menjadi video, buku digital, maupun berbagai bentuk karya lain yang bermanfaat. Hal terpenting adalah keberanian untuk mencoba, kemauan untuk belajar, dan semangat untuk terus mengembangkan kemampuan diri.
Kegiatan ini diharapkan dapat membuka wawasan siswa mengenai pemanfaatan teknologi secara positif sekaligus menumbuhkan minat terhadap dunia kreatif digital sejak dini. Pengalaman belajar yang diperoleh juga diharapkan menjadi bekal bagi siswa untuk menghadapi perkembangan zaman dengan lebih percaya diri dan adaptif.
Pada akhirnya, sebuah karya tidak selalu lahir dari ide yang luar biasa. Terkadang, karya besar bermula dari rasa ingin tahu, cerita sederhana, dan keberanian untuk mencoba sesuatu yang baru. Melalui Digital Studentpreneur II, imajinasi diharapkan tumbuh menjadi inspirasi, sementara pengalaman belajar menjadi langkah awal bagi 50 siswa SDN Kalimati 1 dan 2 untuk terus berkreativitas dan berkarya di era digital.
What's Your Reaction?