Semarak Bulan Bahasa di SDN Tawangsari 3: Wadah Kreasikan Bakat dan Minat Siswa
SDN Tawangsari 3 merayakan Bulan Bahasa dengan lomba menulis, menggambar, membaca puisi, dan cerpen, serta penyaluran bantuan SI-MENULIS untuk siswa kelas 1-2.
Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa, SDN Tawangsari 3 menggelar serangkaian perlombaan edukatif yang berlangsung meriah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan.
Acara dibuka langsung oleh Kepala Sekolah SDN Tawangsari 3 yang memberikan apresiasi penuh terhadap semangat para siswa. "Peringatan Bulan Bahasa bukan sekadar ajang unjuk bakat, melainkan momen penting untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap bahasa Indonesia serta melatih keberanian anak-anak kita sejak dini. Kami berharap melalui lomba-lomba ini, potensi serta rasa percaya diri siswa dapat makin berkembang," tuturnya dalam sambutan pembukaan.
Momen Peringatan Bulan Bahasa tahun ini juga terasa makin spesial dengan adanya penyaluran bantuan dari pemerintah melalui program SI-MENULIS untuk siswa kelas 1 dan 2. Paket bantuan ini dibagikan secara langsung untuk menunjang kegiatan belajar serta lomba siswa, yang terdiri dari:
- Buku Utama: Buku tulis garis khusus (garis 3/5 untuk latihan tegak bersambung/halus), buku tulis garis reguler, buku tulis polos, buku gambar, buku kotak sedang (1 cm x 1 cm), serta buku latihan menulis huruf, angka, suku kata, kata, hingga kalimat.
- Alat Tulis Pendukung: 3 buah pensil grafit segitiga 2B, 2 buah penghapus, 1 buah rautan tertutup, 1 buah penggaris khusus anak ukuran 30 cm, dan 1 set pensil warna (12 warna).
Dukungan sarana belajar tersebut makin membakar semangat para siswa dalam mengikuti ragam perlombaan yang disesuaikan dengan tingkat kelas:
- Kelas 1 dan 2: Menunjukkan kebolehan dalam lomba menulis, menggambar, dan mewarnai untuk melatih imajinasi serta motorik halus.
- Kelas 3 dan 4: Menampilkan keberanian dan keindahan ekspresi melalui lomba membaca puisi.
- Kelas 5 dan 6: Menguji kemampuan berbahasa dan menyampaikan pesan secara mendalam lewat lomba membaca cerita pendek.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap para siswa tidak hanya terhibur, tetapi juga makin mencintai bahasa Indonesia, terfasilitasi kebutuhan belajarnya, serta berani berkarya di panggung sekolah.
Penulis @efendifebrianto
What's Your Reaction?