63 Siswa SDN Grabagan Berani Tampil dan Berkarya Lewat Digital Studentpreneur II
SDN GRABAGAN — Sebanyak 63 siswa kelas 5 SDN Grabagan mengikuti kegiatan Digital Studentpreneur II SDN Tulangan pada Selasa, 8 September 2026. Kegiatan ini menjadi ruang bagi para siswa untuk belajar, berekspresi, sekaligus mengenal lebih dekat dunia kreativitas dan teknologi digital.
Bertempat di SDN Grabagan, kegiatan berlangsung dengan suasana yang aktif dan penuh antusias. Para siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga diajak untuk berani mencoba, menyampaikan ide, dan menghasilkan karya melalui berbagai aktivitas kreatif.
Tiga materi menjadi fokus utama dalam kegiatan kali ini, yaitu Storytelling, Video Storytelling, dan Desain E-book.
Pada sesi Storytelling, siswa diajak untuk mengembangkan kemampuan berbicara dan menyampaikan cerita dengan cara yang menarik. Mereka belajar bahwa sebuah cerita sederhana dapat menjadi lebih hidup ketika disampaikan dengan ekspresi, intonasi, dan rasa percaya diri.
Selanjutnya, melalui materi Video Storytelling, siswa mulai mengenal bagaimana sebuah cerita dapat dikembangkan menjadi karya visual. Ide yang sebelumnya hanya ada dalam pikiran kemudian diarahkan untuk dituangkan dalam bentuk video yang kreatif dan komunikatif.
Tidak kalah menarik, sesi Desain E-book memberikan pengalaman baru bagi siswa dalam mengolah tulisan dan visual. Mereka dikenalkan pada cara menyusun sebuah buku digital dengan memadukan teks, gambar, dan elemen desain sehingga menghasilkan karya yang lebih menarik untuk dibaca.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Yuyun Suliswati, S.Pd., selaku Kepala SDN Grabagan. Dukungan sekolah menjadi bagian penting dalam memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal keterampilan digital sekaligus mengembangkan potensi kreativitas mereka sejak dini.
Digital Studentpreneur II bukan sekadar kegiatan belajar tentang teknologi. Di balik setiap cerita yang disampaikan, video yang dibuat, dan desain yang dirancang, terdapat proses untuk membangun kepercayaan diri, kreativitas, komunikasi, dan keberanian untuk mencoba.
Bagi 63 siswa yang mengikuti kegiatan ini, pengalaman tersebut menjadi langkah kecil untuk mengenal dunia digital dengan cara yang menyenangkan.
Karena setiap anak punya cerita. Setiap cerita punya ide. Dan setiap ide punya kesempatan untuk menjadi sebuah karya.
What's Your Reaction?