Dari Cerita Menjadi Karya: 96 Siswa SDN Kemantren 2 Jelajahi Dunia Digital Lewat Digital Studentpreneur II
Kemantren, 16 September 2026 — Sebanyak 96 siswa kelas 5 dan 6 SDN Kemantren 2 mengikuti kegiatan Digital Studentpreneur II SDN Tulangan pada Rabu, 16 September 2026. Kegiatan ini menjadi ruang belajar yang tidak hanya mengajak siswa memahami teknologi, tetapi juga mendorong mereka berani bercerita, berkarya, dan menuangkan ide melalui media digital.
Bertempat di SDN Kemantren 2, kegiatan berlangsung dalam suasana penuh antusias. Para siswa diajak mengenal berbagai bentuk kreativitas digital melalui tiga materi utama, yaitu Storytelling, Video Storytelling, dan Desain e-book.
Sejak awal kegiatan, siswa diperkenalkan bahwa sebuah cerita sederhana dapat memiliki makna yang besar ketika disampaikan dengan cara yang menarik. Melalui materi storytelling, mereka belajar menyusun cerita, memilih kata, membangun kepercayaan diri, serta menyampaikan gagasan di hadapan orang lain.
Tidak berhenti pada kemampuan berbicara, kreativitas siswa kemudian diarahkan ke dunia audiovisual melalui materi Video Storytelling. Siswa dikenalkan pada bagaimana sebuah cerita dapat dikembangkan menjadi video yang menarik, mulai dari menentukan ide, menyusun alur, hingga memahami unsur visual dalam sebuah karya.
Kegiatan semakin menarik ketika siswa diajak mengenal desain e-book. Dengan memadukan cerita, tulisan, dan visual, siswa belajar bahwa teknologi dapat menjadi sarana untuk mengubah ide yang ada di dalam pikiran menjadi sebuah karya yang dapat dinikmati oleh orang lain.
Di tengah perkembangan teknologi yang semakin dekat dengan kehidupan anak-anak, pembelajaran semacam ini memberikan pengalaman yang berbeda. Siswa tidak hanya menjadi penonton atau pengguna teknologi, tetapi mulai diarahkan untuk menjadi kreator yang mampu menghasilkan karya positif.
Kepala SDN Kemantren 2, Nanang Purniawan, S.Pd.SD, turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memberikan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan zaman.
Dengan melibatkan 96 siswa kelas 5 dan 6, kegiatan Digital Studentpreneur II diharapkan dapat menumbuhkan keberanian, kreativitas, serta kemampuan siswa dalam memanfaatkan teknologi secara produktif.
Lebih dari sekadar pelatihan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki cerita dan ide yang layak untuk didengar. Dari sebuah cerita sederhana, sebuah video dapat lahir. Dari sebuah ide kecil, sebuah e-book dapat tercipta. Dan dari keberanian untuk mencoba, tumbuh generasi muda yang siap berkarya di era digital.
Digital Studentpreneur II bukan sekadar belajar tentang teknologi, tetapi tentang bagaimana siswa menemukan suara, mengembangkan imajinasi, dan mengubah ide menjadi karya yang bermakna.
What's Your Reaction?