Asah Kreativitas Digital, 50 Siswa SDN Janti 1 & Janti 2 Ikuti Digital Studentpreneur II
Janti, 10 September 2026 — Semangat belajar dan kreativitas digital mewarnai pelaksanaan Digital Studentpreneur II yang digelar di SDN Janti 1 dan SDN Janti 2 pada Kamis, 10 September 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 50 siswa kelas 5 dan 6 dari kedua sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pembelajaran yang menarik dan interaktif melalui tiga materi utama, yaitu Storytelling, Video Storytelling, dan Desain E-book. Materi disampaikan untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan kemampuan siswa dalam memanfaatkan teknologi digital secara kreatif dan produktif.
Melalui materi Storytelling, siswa diajak untuk mengembangkan kemampuan berbicara, menyampaikan ide, serta membangun kepercayaan diri dalam bercerita. Selanjutnya, pada materi Video Storytelling, siswa dikenalkan dengan proses mengemas sebuah cerita dalam bentuk video yang menarik dan komunikatif.
Tidak kalah menarik, siswa juga mendapatkan materi Desain E-book. Pada sesi ini, mereka belajar menuangkan ide dan cerita ke dalam bentuk buku digital dengan memperhatikan unsur visual, teks, serta kreativitas desain.
Kegiatan Digital Studentpreneur II mendapat dukungan dari pihak sekolah. Yayuk Rustanti, S.Pd., Kepala SDN Janti 1, serta Addien Ari Murti, S.Pd., M.Pd., Kepala SDN Janti 2, turut mendukung pelaksanaan kegiatan sebagai bagian dari upaya memberikan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan teknologi.
Antusiasme terlihat dari keaktifan siswa selama mengikuti setiap materi. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk berkreasi, menyampaikan gagasan, dan mengenal pemanfaatan teknologi digital dalam menghasilkan sebuah karya.
Melalui kegiatan Digital Studentpreneur II, diharapkan para siswa semakin percaya diri dalam berkomunikasi, kreatif dalam menghasilkan karya, serta mampu memanfaatkan teknologi secara positif. Kegiatan ini juga menjadi langkah untuk mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga dapat berkreasi dan berkarya di era digital.
What's Your Reaction?