Siswa SMP Al Muslim Belajar Bahaya Adiksi Digital Lewat Kunjungan Edukatif ke RS Menur

Siswa SMP Al Muslim Belajar Bahaya Adiksi Digital Lewat Kunjungan Edukatif ke RS Menur

Apr 24, 2026 - 09:07
 0  39
Siswa SMP Al Muslim Belajar Bahaya Adiksi Digital Lewat Kunjungan Edukatif ke RS Menur
Siswa SMP Al Muslim bersama Direksi RS Menur
Siswa SMP Al Muslim Belajar Bahaya Adiksi Digital Lewat Kunjungan Edukatif ke RS Menur
Siswa SMP Al Muslim Belajar Bahaya Adiksi Digital Lewat Kunjungan Edukatif ke RS Menur
Siswa SMP Al Muslim Belajar Bahaya Adiksi Digital Lewat Kunjungan Edukatif ke RS Menur
Siswa SMP Al Muslim Belajar Bahaya Adiksi Digital Lewat Kunjungan Edukatif ke RS Menur
Siswa SMP Al Muslim Belajar Bahaya Adiksi Digital Lewat Kunjungan Edukatif ke RS Menur

Surabaya, 23 April 2026 — SMP Al Muslim Jawa Timur menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda dan bermakna bagi seluruh siswa kelas VIII melalui kegiatan field trip edukatif ke Rumah Sakit Menur Provinsi Jawa Timur, Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema Escape The Trap: Memahami Alur Kendali Otak dan Pemulihan Adiksi” sebagai upaya membekali siswa dengan pemahaman tentang bahaya adiksi perilaku di era digital.

Dalam kunjungan tersebut, para siswa mendapatkan edukasi langsung dari psikolog klinis RS Menur, Mohammad Irsad, M.Psi., Psikolog, yang menjelaskan bahwa adiksi saat ini tidak hanya berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba atau zat psikotropika, tetapi juga telah berkembang ke bentuk adiksi perilaku yang semakin dekat dengan kehidupan remaja. Beberapa bentuk adiksi yang menjadi sorotan antara lain adiksi gadget dan game online, judi online, serta ketergantungan zat adiktif seperti nikotin, alkohol, dan narkotika.

“Remaja adalah kelompok yang paling rentan karena bagian otak prefrontal cortex yang berfungsi untuk mengambil keputusan belum berkembang sempurna. Itulah mengapa edukasi di tingkat sekolah menjadi sangat penting,” ujar Mohammad Irsad.

Kesan mendalam juga dirasakan oleh para siswa yang mengikuti kegiatan ini. Ingga, siswa kelas VIII Utsman bin Affan, mengungkapkan bahwa kunjungan ini membuka matanya tentang sisi gelap penggunaan teknologi yang berlebihan.

“Awalnya saya kira adiksi itu cuma soal narkoba, tapi ternyata kecanduan game dan media sosial juga bisa merusak kerja otak kita. Setelah melihat langsung ke sini, saya jadi lebih sadar untuk mulai membatasi waktu layar (screen time) dan lebih menghargai interaksi nyata dengan teman dan keluarga,” ujar Ingga.

Tidak hanya mengikuti sesi pemaparan materi, siswa juga terlibat aktif dalam diskusi interaktif. Mereka diajak mengenali tanda-tanda awal seseorang mulai terjebak dalam lingkaran adiksi, seperti perubahan perilaku menjadi lebih tertutup, penurunan prestasi akademik, hingga gangguan pola tidur.

Kepala SMP Al Muslim, Ustazah Ika Sriyaningsih, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif sekolah dalam membangun daya tangkal siswa. “Kami ingin siswa tidak hanya memahami teorinya, tetapi juga melihat langsung dampak nyata dari adiksi agar mereka lebih bijak dalam menggunakan teknologi,” tuturnya.

Sebagai bekal pencegahan, siswa diberikan tips praktis seperti menerapkan digital detox secara berkala dan memperbanyak aktivitas fisik. Di akhir kegiatan, para siswa diajak berkeliling melihat fasilitas layanan kesehatan jiwa, termasuk Ruang Lili (rawat inap remaja) dan ruang rehabilitasi psikososial, untuk memahami bahwa proses pemulihan membutuhkan kesabaran dan dukungan yang besar.

Melalui kegiatan ini, SMP Al Muslim berharap para siswa semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan mental dan mampu menggunakan teknologi secara sehat serta bertanggung jawab di tengah derasnya arus digitalisasi.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

admin_smpalmuslim SMP Al Muslim sebagai salah satu sekolah Islam yang berdiri sejak tahun 2001 menerapkan pembelajaran full day learning dan merupakan sekolah penggerak angkatan I yang menerapkan kurikulum merdeka dengan mengintegrasikan kurikulum yang tercantum dalam struktur kurikulum merdeka dan kurikulum agama serta program unggulan yang menjadi ciri khas sekolah di bawah naungan yayasan Al Muslim.