Belajar Hidroponik, Siswa Kelas 4 SDN Bringinbendo 1 Manfaatkan Botol Bekas untuk Menanam Kangkung dan Pakcoy

Jun 19, 2026 - 14:53
 0  28
Belajar Hidroponik, Siswa Kelas 4 SDN Bringinbendo 1 Manfaatkan Botol Bekas untuk Menanam Kangkung dan Pakcoy



Bringinbendo, 19 Juni 2026
– SDN Bringinbendo 1 kembali melaksanakan kegiatan kokurikuler yang menarik dan edukatif. Kali ini, siswa kelas 4 mengikuti praktik menanam sayuran menggunakan metode hidroponik sistem wick (sumbu) dengan memanfaatkan botol bekas sebagai pot media tanam.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini bertujuan untuk mengenalkan siswa pada teknik bercocok tanam modern yang ramah lingkungan sekaligus menanamkan kepedulian terhadap pemanfaatan barang bekas. Dalam praktiknya, siswa mengolah botol plastik bekas menjadi pot hidroponik sederhana, kemudian menanam bibit kangkung dan pakcoy, yang dikenal mudah dibudidayakan dan memiliki manfaat gizi yang baik bagi kesehatan dan nantinya akan dirawat bersama di lingkungan sekolah.

Kegiatan dipandu oleh Bapak Frandhica Wahyu Ardhianto, M.Pd. dengan pendampingan dari wali kelas 4, yaitu Ibu Eka Purnama Sari dan Bapak Subakti. Seluruh siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari menyiapkan botol bekas, memasang sumbu, mengisi media tanam, hingga menanam benih sayuran.

Menariknya, kegiatan ini merupakan bagian dari program kokurikuler lintas mata pelajaran yang melibatkan kolaborasi antar guru. Selain mengintegrasikan pembelajaran IPA dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, kegiatan ini juga berkolaborasi dengan guru Pendidikan Jasmani, yaitu Ibu Imas dan Bapak Husni. Melalui kolaborasi tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang pertumbuhan tanaman, tetapi juga belajar bekerja sama, berkomunikasi, dan mengembangkan keterampilan motorik melalui aktivitas praktik langsung, sehingga peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih holistik dan kontekstual.

Bapak Frandhica Wahyu Ardhianto, M.Pd. menjelaskan bahwa hidroponik sistem wick dipilih karena sederhana dan mudah diterapkan oleh siswa sekolah dasar. Selain itu, penggunaan botol bekas menjadi sarana pembelajaran nyata tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi limbah plastik.

Sementara itu, Kepala SDN Bringinbendo 1, Ibu Rahayu Indrati, S.Pd.SD, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Beliau menyampaikan bahwa pembelajaran yang bermakna tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang melibatkan siswa secara aktif.

"Kegiatan hidroponik ini sangat baik karena mampu mengintegrasikan berbagai mata pelajaran sekaligus menumbuhkan karakter peduli lingkungan, kreativitas, gotong royong, dan kemandirian pada peserta didik. Saya berharap pengalaman ini dapat menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap lingkungan serta memotivasi mereka untuk terus belajar melalui praktik nyata," ungkap beliau.

Melalui kegiatan ini, SDN Bringinbendo 1 terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, inovatif, dan menyenangkan sehingga peserta didik dapat mengembangkan pengetahuan, keterampilan, serta karakter positif yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. Sehingga diharapkan siswa dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan, mengembangkan keterampilan hidup (life skills), serta memahami bahwa bercocok tanam dapat dilakukan dengan cara yang sederhana, kreatif, dan ramah lingkungan.

editor: @frandhica_

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

frandhica Guru kelas 6 SD sejak tahun 2012 di SDN Bringinbendo 1 Kec. Taman | YouTube: Sang Guru | Twitter : @frandhica | IG : @frandhica_