Bukan Sekadar Belajar, 53 Siswa SDN Kepuhkiriman 1 Diajak Mengubah Ide Menjadi Karya Digital
Sidoarjo — Ada yang berbeda di SDN Kepuhkiriman 1 pada Senin, 24 Agustus 2026. Suasana kelas yang biasanya dipenuhi aktivitas belajar berubah menjadi ruang eksplorasi kreativitas ketika 53 siswa kelas 4 dan 5 mengikuti kegiatan Digital Studentpreneur II SDN Waru.
Kegiatan ini tidak hanya mengajak siswa mengenal teknologi, tetapi juga mendorong mereka untuk berani menyampaikan ide, bercerita, dan menghasilkan karya. Tiga materi utama, yaitu Storytelling, Video Storytelling, dan Desain E-book, dikemas agar siswa bisa belajar dengan cara yang lebih interaktif dan menyenangkan.
Cerita Jadi Awal Sebuah Karya
Perjalanan dimulai dari Storytelling. Para siswa diajak memahami bahwa bercerita bukan sekadar berbicara, tetapi juga tentang bagaimana menyampaikan sebuah ide agar dapat dipahami dan menarik perhatian orang lain.
Setelah mulai percaya diri bercerita, siswa diajak melangkah ke Video Storytelling. Mereka dikenalkan pada bagaimana sebuah cerita dapat dikembangkan menjadi konten video. Dari menentukan ide hingga memahami alur cerita, siswa mulai melihat bahwa video yang menarik selalu berawal dari sebuah gagasan.
Tidak berhenti di situ, kreativitas siswa kembali diasah melalui Desain E-book. Mereka diperkenalkan pada cara mengemas informasi dan cerita ke dalam bentuk buku digital yang lebih menarik dan mudah dinikmati.
Kelas yang Dipenuhi Ide dan Kreativitas
Yang membuat kegiatan ini terasa berbeda adalah siswa tidak hanya duduk mendengarkan materi. Mereka diberi kesempatan untuk mencoba, bertanya, berdiskusi, dan menuangkan gagasan dengan cara mereka sendiri.
Kepala SDN Kepuhkiriman 1, Budi Utomo, S.Pd., M.M., turut mendukung kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan generasi muda.
Bagi 53 siswa yang mengikuti kegiatan, Digital Studentpreneur II menjadi pengalaman baru untuk mengenal dunia kreatif digital dari sisi yang lebih dekat dengan mereka. Teknologi tidak hanya dipandang sebagai alat untuk mencari informasi atau hiburan, tetapi juga sebagai media untuk berkomunikasi, bercerita, dan menciptakan sesuatu.
Dari satu cerita sederhana, muncul sebuah ide. Dari ide, lahir sebuah video. Dan dari kreativitas, tercipta karya digital.
Digital Studentpreneur II SDN KEPUHKIRIMAN 1 Waru menjadi bukti bahwa ketika anak-anak diberi ruang untuk mencoba, ide kecil pun bisa tumbuh menjadi karya yang besar.
What's Your Reaction?